Kalkulator subnet
Hitung subnet IPv4, rentang jaringan, dan notasi CIDR
Input & opsi
Preset cepat & contoh
Berjalan di browser Anda. Input Anda tetap berada di perangkat ini.
Hasil
Masukkan nilai Anda untuk melihat hasilnya.
Tentang Kalkulator subnet IPv4
Alat kalkulator subnet IPv4 gratis kami melakukan perhitungan subnet yang akurat hingga tingkat bit untuk alamat IP dan panjang prefiks CIDR apa pun. Masukkan alamat IP, pilih subnet mask dengan penggeser CIDR interaktif atau ketik mask dalam format desimal bertitik, lalu langsung lihat alamat jaringan, alamat broadcast, rentang host yang dapat digunakan, wildcard mask, kelas IP, dan representasi binernya. Ini adalah alat penting bagi insinyur jaringan, administrator sistem, dan siapa pun yang bekerja dengan pengalamatan IP dan subnetting.
Kalkulator ini menggunakan operator bitwise JavaScript untuk menjalankan operasi biner AND, OR, dan NOT yang presisi pada alamat IP 32-bit, sehingga hasilnya benar secara matematis untuk setiap prefiks CIDR dari /0 hingga /32. Seluruh perhitungan subnet, termasuk penurunan alamat jaringan (IP AND mask), perhitungan alamat broadcast (jaringan OR NOT mask), dan rumus jumlah host, dihitung sepenuhnya di browser Anda tanpa komunikasi dengan server.
Baik Anda sedang merancang jaringan perusahaan, mengonfigurasi aturan firewall, belajar untuk sertifikasi CCNA atau CompTIA Network+, maupun sekadar perlu mengetahui berapa banyak host yang dapat digunakan dalam subnet /27, alat ini memberikan jawaban instan yang andal dengan tata letak visual yang bersih, lengkap dengan rincian biner dan tombol pilih cepat untuk ukuran subnet yang umum.
Fitur utama
- Perhitungan akurat hingga tingkat bit: Menggunakan operator bitwise JavaScript bawaan dengan unsigned right shift (>>>0) untuk aritmetika 32-bit tak bertanda yang benar pada setiap nilai IP dan mask
- Penggeser CIDR: Penggeser rentang interaktif dari /0 hingga /32 yang langsung memperbarui subnet mask desimal bertitik dan semua perhitungan
- Input notasi bertitik: Masukkan subnet mask dalam format desimal bertitik (mis. 255.255.255.0) dengan konversi CIDR otomatis dan validasi mask
- Tombol pilih cepat: Tombol satu klik untuk prefiks CIDR yang paling sering digunakan: /8, /16, /24, /25, /26, /27, dan /28
- Detail subnet lengkap: Alamat jaringan, alamat broadcast, host pertama dan terakhir yang dapat digunakan, total host, host yang dapat digunakan, subnet mask, wildcard mask, dan notasi CIDR
- Deteksi kelas IP: Secara otomatis mengidentifikasi kelas alamat IP classful (A, B, C, D, atau E) beserta rentang alamatnya
- Deteksi privat/publik: Menentukan apakah alamat IP berada dalam ruang alamat privat RFC 1918 (10.0.0.0/8, 172.16.0.0/12, 192.168.0.0/16) atau dapat dirutekan secara publik
- Representasi biner: Rincian biner lengkap dari alamat IP, subnet mask, alamat jaringan, dan alamat broadcast untuk keperluan edukasi dan debugging
- Penanganan kasus khusus: Perilaku yang benar untuk subnet /31 (tautan point-to-point menurut RFC 3021) dan /32 (host tunggal)
- Validasi input: Validasi format alamat IP dan kontiguitas subnet mask secara real time dengan pesan kesalahan yang jelas
Cara kerja subnetting
Subnetting adalah proses membagi jaringan IP yang lebih besar menjadi sub-jaringan (subnet) yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Setiap alamat IPv4 adalah bilangan 32-bit yang dibagi menjadi bagian jaringan dan bagian host. Subnet mask menentukan di mana pembagian itu terjadi: bit bernilai 1 mewakili bagian jaringan, dan bit bernilai 0 mewakili bagian host.
- Alamat jaringan: Diperoleh dengan melakukan operasi bitwise AND antara alamat IP dan subnet mask. Ini adalah pengenal subnet itu sendiri dan tidak dapat diberikan kepada host.
- Alamat broadcast: Diperoleh dengan melakukan operasi bitwise OR antara alamat jaringan dan subnet mask yang dibalik (wildcard mask). Paket yang dikirim ke alamat ini menjangkau semua host di subnet.
- Rentang host yang dapat digunakan: Semua alamat antara jaringan + 1 (pertama yang dapat digunakan) dan broadcast - 1 (terakhir yang dapat digunakan). Untuk subnet /24, ini menghasilkan 254 alamat yang dapat digunakan.
- Wildcard mask: Hasil bitwise NOT dari subnet mask. Digunakan dalam daftar kontrol akses (ACL) pada router untuk menentukan bit alamat mana yang harus dicocokkan.
- Jumlah host: Untuk panjang prefiks N, total alamat adalah 2^(32-N). Host yang dapat digunakan adalah total dikurangi 2 (jaringan dan broadcast), kecuali untuk kasus khusus /31 dan /32.
Memahami notasi CIDR
CIDR (Classless Inter-Domain Routing) menyatakan alamat IP beserta panjang prefiks jaringannya dalam format alamat/prefiks. Misalnya, 192.168.1.0/24 berarti 24 bit pertama adalah bagian jaringan, menyisakan 8 bit untuk alamat host (total 256 alamat, 254 dapat digunakan). CIDR menggantikan sistem pengalamatan classful yang lebih lama (Kelas A, B, C) agar alokasi ruang alamat IP lebih fleksibel, mengurangi pemborosan, dan memperlambat habisnya kumpulan alamat IPv4.
Panjang prefiks sama dengan jumlah bit 1 berurutan pada subnet mask. Prefiks /24 setara dengan mask 255.255.255.0 (24 angka satu diikuti 8 angka nol dalam biner). Prefiks /16 setara dengan 255.255.0.0, dan prefiks /8 setara dengan 255.0.0.0. Prefiks yang lebih pendek menghasilkan jaringan yang lebih besar dengan lebih banyak host; prefiks yang lebih panjang menghasilkan subnet yang lebih kecil dan lebih terarah.
Kelas alamat IP
Meskipun CIDR sebagian besar telah menggantikan pengalamatan classful, memahami kelas IP tetap penting untuk ujian sertifikasi, desain jaringan lama, dan penetapan subnet mask bawaan:
- Kelas A (0.0.0.0 - 127.255.255.255): Bit pertama adalah 0. Mask bawaan /8. Dirancang untuk jaringan yang sangat besar dengan hingga 16,7 juta host per jaringan. Rentang privat: 10.0.0.0/8.
- Kelas B (128.0.0.0 - 191.255.255.255): Dua bit pertama adalah 10. Mask bawaan /16. Mendukung hingga 65.534 host per jaringan. Rentang privat: 172.16.0.0/12.
- Kelas C (192.0.0.0 - 223.255.255.255): Tiga bit pertama adalah 110. Mask bawaan /24. Mendukung hingga 254 host per jaringan. Rentang privat: 192.168.0.0/16.
- Kelas D (224.0.0.0 - 239.255.255.255): Empat bit pertama adalah 1110. Dicadangkan untuk grup multicast. Tidak digunakan untuk pengalamatan host standar.
- Kelas E (240.0.0.0 - 255.255.255.255): Empat bit pertama adalah 1111. Dicadangkan untuk keperluan eksperimental dan penggunaan di masa depan.
Kasus penggunaan
- Desain jaringan: Rencanakan alokasi alamat IP untuk gedung perkantoran, pusat data, dan jaringan kampus dengan menentukan ukuran subnet yang tepat untuk setiap VLAN atau departemen.
- Konfigurasi firewall: Hitung mask jaringan dan wildcard mask yang diperlukan untuk daftar kontrol akses (ACL) dan aturan firewall guna mengizinkan atau menolak lalu lintas ke subnet tertentu.
- Belajar CCNA / CompTIA: Latih perhitungan subnetting untuk ujian sertifikasi jaringan dengan verifikasi biner instan atas pekerjaan manual Anda.
- Pemecahan masalah: Pastikan dua host berada di subnet yang sama, periksa alamat broadcast, dan konfirmasi bahwa entri tabel routing sudah dikonfigurasi dengan benar.
- Infrastruktur cloud: Rancang subnet VPC di AWS, Azure, atau GCP dengan menentukan ukuran blok CIDR yang tepat untuk subnet publik, subnet privat, dan tier database.
- Jaringan rumah: Pahami konfigurasi subnet router rumah Anda, tentukan berapa banyak perangkat yang dapat terhubung, dan rencanakan penetapan IP statis.
- Audit keamanan: Identifikasi apakah alamat IP berada dalam rentang privat (RFC 1918) atau dapat dirutekan secara publik saat meninjau log jaringan dan peringatan keamanan.
- Dokumentasi: Hasilkan detail subnet yang akurat untuk dokumentasi jaringan, catatan manajemen alamat IP (IPAM), dan tiket manajemen perubahan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu subnet mask?
Subnet mask adalah bilangan 32-bit yang membagi alamat IP menjadi bagian jaringan dan bagian host. Mask terdiri dari bit 1 berurutan (bagian jaringan) diikuti bit 0 berurutan (bagian host). Misalnya, 255.255.255.0 dalam biner adalah 24 angka satu diikuti 8 angka nol, yang ditulis sebagai /24 dalam notasi CIDR.
Mengapa alamat jaringan dan alamat broadcast tidak dapat digunakan untuk host?
Alamat jaringan (semua bit host bernilai 0) mengidentifikasi subnet itu sendiri dan digunakan dalam tabel routing. Alamat broadcast (semua bit host bernilai 1) digunakan untuk mengirim paket ke semua host di subnet secara bersamaan. Memberikan salah satu alamat ini kepada host akan menimbulkan konflik routing dan pengiriman.
Untuk apa subnet /31 digunakan?
Subnet /31 (RFC 3021) digunakan untuk tautan point-to-point antara dua router. Karena tautan point-to-point hanya memiliki dua titik ujung dan tidak memerlukan alamat jaringan atau broadcast, kedua alamat dalam /31 dapat digunakan, sehingga menghemat ruang alamat IP pada tautan backbone.
Apa itu wildcard mask?
Wildcard mask adalah kebalikan bitwise dari subnet mask. Untuk jaringan /24 (mask 255.255.255.0), wildcard mask-nya adalah 0.0.0.255. Wildcard mask digunakan dalam ACL router dan konfigurasi OSPF untuk menentukan bit alamat IP mana yang harus cocok (bit 0) dan mana yang boleh berbeda (bit 1).
Apakah kalkulator ini gratis dan privat?
Ya. Kalkulator subnet ini sepenuhnya gratis tanpa perlu registrasi. Semua perhitungan dilakukan sepenuhnya di browser Anda menggunakan JavaScript sisi klien. Tidak ada alamat IP atau data jaringan yang dikirim ke server mana pun.
Apa perbedaan antara alamat IP privat dan publik?
Alamat IP privat (didefinisikan dalam RFC 1918) dicadangkan untuk penggunaan internal di dalam organisasi dan tidak dapat dirutekan di internet publik. Tiga rentang privat adalah 10.0.0.0/8, 172.16.0.0/12, dan 192.168.0.0/16. Alamat IP publik bersifat unik secara global dan dapat dirutekan di seluruh internet. Network Address Translation (NAT) memungkinkan perangkat dengan alamat privat mengakses internet melalui alamat publik.
Tips & praktik terbaik
- Sesuaikan ukuran subnet: Pilih subnet terkecil yang mampu menampung jumlah host Anda saat ini ditambah pertumbuhan 20-30%. Alokasi berlebih memboroskan ruang alamat; alokasi kurang memaksa pengalamatan ulang yang merepotkan.
- Gunakan tampilan biner untuk belajar: Mempelajari representasi biner alamat IP dan mask membangun intuisi subnetting yang kuat dan membantu Anda menyelesaikan soal lebih cepat pada ujian sertifikasi.
- Rencanakan untuk VLAN: Sejajarkan setiap VLAN dengan subnetnya sendiri. Pola yang umum adalah /24 untuk VLAN pengguna, /28 atau /29 untuk jaringan manajemen, dan /30 atau /31 untuk tautan point-to-point router.
- Dokumentasikan semuanya: Catat alamat jaringan, notasi CIDR, rentang yang dapat digunakan, gateway (biasanya host pertama atau terakhir yang dapat digunakan), dan tujuan setiap subnet dalam sistem manajemen alamat IP Anda.
- Cadangkan alamat secara konsisten: Terapkan konvensi standar, misalnya menggunakan alamat pertama yang dapat digunakan sebagai default gateway dan beberapa alamat terakhir untuk perangkat infrastruktur (server DNS, DHCP).
- Gunakan alamat privat secara internal: Gunakan ruang alamat privat RFC 1918 untuk jaringan internal dan NAT untuk akses internet. Ini menghemat alamat IP publik dan menambah satu lapisan keamanan.